Resep Bubur Merah Putih dan Mengetahui Maknanya dalam Budaya Indonesia

Resep bubur merah putih ini selalu hadir menyertai penyambutan kelahiran anak di keluarga Jawa. Adanya bubur dua warna dalam perayaan tersebut adalah sebagai ucapan syukur atas kelahiran anak dalam keluarga. Tersaji dalam wadah daun pisang berbentuk persegi, bubur merah dan bubur putih yang disajikan berdampingan

Ini berarti bahwa seorang bayi baru lahir hadir berkat bibit dari ayah (bubur putih) dan bibit ibu (bubur merah).Meski sesungguhnya warnanya tidak merah namun kecokelatan, bubur ini sebetulnya hanya diberi cita rasa gula merah dan dimasak bersama santan. Bubur nasi dipilih karena padi merupakan produk pertanian yang sangat akrab dengan masyarakat Jawa

Bubur yang bertekstur halus ini melambangkan harapan bahwa nantinya kehidupan sang bayi akan berjalan mulus, manis, memiliki keberanian (merah) dan selalu berjalan di jalan kehidupan yang suci (putih).Resep bubur merah putih ini cocok bagi kamu yang baru saja melahirkan. Ataupun saat ada sahabat dan keluarga yang baru kedatangan anggota keluarga baru

Unik, bubur perayaan istimewa ini diberi sentuhan Bango Kecap Manis Light yang menghadirkan sensasi gurih juga ke dalam manis legitnya bubur merah. Yuk, belajar bikin bubur merah putih!

Bahan-bahan

Yang diperlukan:
Bango Kecap Manis Light
  • 500 g beras, cuci bersih
  • 150 g gula merah, sisir
  • 100 ml Bango Kecap Manis Light
  • 1.5 L susu rendah lemak
  • 1 L santan kental
  • 3 lembar daun pandan
  • 1 sdt garam

Cara Membuat

1

Masak beras bersama santan, susu, daun pandan dan garam hingga menjadi bubur. Angkat dan bagi menjadi dua bagian.

2

Ambil 1 bagian bubur, masak kembali dengan gula merah dan Bango Kecap Manis Light sambil diaduk rata. Angkat dan sisihkan.

3

Sendokkan bubur merah ke dalam piring saji. Beri bubur putih di bagian tengahnya. Sajikan.

Resep Terkait

Komentar